Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

BUKAN TEMAN

Tak percaya apa itu teman Berbicara mendukung Bertindak tak mendukung Solidaritas minoritas Berbicara tuntas Tak ada apa apa Tak percaya itu teman

TAHAN

Meringkuk bisu Menggejolak nafsu Berlari menghindar Menjauh memudar Menghilangkannya mustahil Mengendalikannya akan berhasil Bersabar dan menahan Menjarakan dan tertawan Menyingkirlah setan!

Harus ada

Kenapa harus ada alpukat Kenapa harus ada kelapa Kenapa harus ada es Kenapa harus ada susu Kenapa harus ada air Karna dengan berbedanya semua itu akan menjadi indah Kenginan kamu memiliki harta yg banyak tidak akan menjamin kebahagiaanmu Karna hidup bukan hanya mencari harta Mencari hakikat kebahagiaan itu tujuanya

AKU

Siapa aku? Akupun tak tau siapa aku. Membenarkan seolah paling benar Menyalahkan seolah paling salah Melarang larang tanpa hak Memaki tanpa sadar Menanam keresahan Menuai kebencian. Salahkan aku? Akupun tak tau aku salah apa Apa memang aku yg tak tau aku salah apa Aku tak tau harus seperti apa Mengacuhkankupun tak apa Meniadakan akupun tak apa Karna aku yg mengakibatkanya. Aku hanya aku. kamu hanya kamu apakah aku dan kamu Apa kamupun sama. Aku harap kamu beda Jikapun kamu sama dengan yg lain Aku harap kamu tetap kamu

KATA PENGANTAR

Pertama tak luput dan tak henti henti rasa syukur ini kepada Allah SWT yang menganugrahkan akal untuk berpikir. Kasih sayangnya yg teramat sayang.  Dan tak hentinya perjuangan sang panglima islam. Pembawa risalah yang dengannya mendatangkan ketenangan dan kedamaian. Dan tak lupa juga kepada kedua orangtuaku yang mendidik, merawat, menjaga, membingbing, yang selalu sabar menghadapi anaknya. Dan terimakasih dunia yang sudah mengajarkan apa itu hidup. Buku puisi ini adalah untaian hati, hati yang kadang bergejolak, yang kadang marah, cinta, kasih, dan semua rasa hati yang beraneka ragam dan macam. Beraneka masa beraneka keadaan begitu juga beranekanya yg di tulis. Jika di sebut puisi rasa rasanya bukan puisi. Atau apalah sejenisnya. Pembukuan ini tak luput dari seorang pecinta, wanita yang memberikan warna warni dunia. Mengajarkan bermacam2 yang tak pernah kutemui. Terimakasih

RIANG

Beriang riang Kering kerontang Tertawa terbahak bahak Topeng terpangpang Menyerupai tak jemu Menampilkan tak kaku Bahkan menggelorakan Mendalam dalam Keringat bercucuran Topeng masih terpangpang Lihat berdaya Nyatanya berbahaya

SAJA

Berlari saja Terdiam saja Berdiri saja Duduk saja Saja sajanya saja Berliku Terjal Menurun Menikung Tersambar Likunya tersambar Menghampiri Tersambar Terdiam Duduk saja Berdiri menikung Terdiam terjal Tersambar Berdiri saja Menurun berlari Duduk berdiri Tersambar Menghampiri

JARAK

Semuanya merindukan Ketika jarak di adakan Jaraklah yang mengakibatkan rindu Dengan untaian ingin selalu bersamamu Dan aku sayang padamu Bayang-bayangmu seoalah tergambar jelas Walau jarak yg terbatas Karna bayang-bayangmu adalah aku Dan aku adalah bayang-bayang dari kerinduanmu. Jarak menghasilkan bayang-bayang Sehingga pertemuan tak terbayangkan Karna kualitas rindu Tergantung seberapa jarak yg di tempuh Dan separah apa cinta yang di tempuh Menanti dan selalu menanti Walau menitihkan percikan hujan di mata Dan nyanyian lirih yang menggelora Semuanya tidak bisa mengobati Karna obat rindu adalah bertemu Dengan penantian itu Akan terbalaskan Hingga indah pada waktunya

REZEQI

Bernyaman nyaman dengan keadaan Seolah tak acuh dengan masa depan Mau jadi apa nanti Apa nanti mau jadi apa Berpikir tentram tanpa beban Yang masih menikmati harta orang tua Itu rezeki dari Allah Karna Allah begitu peduli Tak menelantarkan kehidupan hambanya Allah yang mengatur Hambanya yg di atur Berusaha dan jangan ngelantur Kita Mencari rezeqi Atau rezeqi yang mencari kita Masalah rezeqi di khawatirkan Bukan sudah di tangguhkan Sudah di jamin Masalah akhirat di abaikan Tidak ada yang menangguhkan Tidak ada yang jamin