Postingan

Cicak dan Burung

  Kenapa cicak gabisa terbang jawabannya simple karna ga punya sayap Kenapa burung bisa terbang jawabannya ya karna burung punya sayap Tapi bisa engga cicak di posisi yang tinggi jawabannya bisa. cicak bisa naik ke langit langit rumah. kalo rumahnya 5 lantai. cicak bisa di posisi yang setinggi 5 lantai itu. ya mungkin sama juga posisi tingginya ketika burung terbang. Tapikan burung bisa terbang tinggi lagi. iyaa bener ga salah. tapi coba bayangin kalo cicak nempel di kabin pesawat. cicak bisa terbang tinggi ke angkasa. belum lagi kalo nempel ke roket iran, jangan di tanya. itu ga mungkin yagesya wkwk. Artinya mungkin gini. semua diberikan kesempatan yang sama. walaupun di berkahi dengan hal yang berbeda. Burung punya sayap, jadi bisa di tempat tinggi. cicak juga bisa di tempat tinggi karna dia punya kaki yang merekat. Kesempatan kesempatan untuk mencapai hal itu akan selalu ada. Tinggal bagaiaman mengolah kesempatan itu menjadi hal yang sama sama bisa di rasakan dan di upay...

Interpretasi Lagu Gemilang dari Perunggu

Oke kita balik lagi sama interpretasi lagu lebih mendalam versi saya, disclaimer dulu ini adalah sifatnya subjektif dari saya pribadi ya, setiap orang bebas memaknai lagunya seperti apa dan bagaimana, lets go kita mulai dari bait liriknya yang awal Terjilat Matahari timur yang kejam Sengat melekat bahuku Perlukah? Menepi menyisi sebentar? Tapi ku wajib tepat waktu Bait ini seperti menceritakan upaya dan usaha untuk selalu menjaga ibadah, terutama sholat, karna sholat adalah tiang agama, jika solatnya acak acakan, ga akan lama kehidupannya juga akan acak-acakan. Maka dari itu ini mengingatkan untuk senantiasa menjaga waktu sholat, dari kata "Terjilat" ini seperti gesernya matahari memasuki waktu Duhur, dilanjut dengan "Matahari timur yang kejam" karna terik dan panas dan seperti membawa asal tempat dari agama Islam itu sendiri yaitu dari Timur, alias Mekkah Madinah. lirik "Sangat melekat bahuku" ini ibaratnya mungkin tanggung jawab yang memang harus dipenuh...

Pergulatan Pikiran dan Manusia

Pergulatan zaman, termasuk pergulatan yang berkaitan dengan pola dan tingkah laku manusia hari ini, tidak lepas dari cara manusia berpikir dalam menjalani hidupnya. Bagaimana seseorang memandang dunia, menilai sesuatu, dan mengambil sikap, sangat ditentukan oleh pola pikir yang ia miliki. Sebuah gagasan, ide, atau doktrin dapat mengubah banyak hal: kebiasaan, perilaku, bahkan arah hidup seseorang. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa perubahan besar dalam kehidupan manusia sering kali berawal dari perubahan cara berpikir. Cara berpikir itu sendiri terbentuk dari banyak jalan. Ada yang diperoleh dari orang lain melalui pendidikan, diskusi, atau sekadar obrolan santai di tongkrongan sambil ngopi. Ada pula yang lahir dari dalam diri, melalui perenungan, ilham, pengalaman hidup yang pahit, atau kesimpulan pribadi yang diambil tanpa benar-benar tahu apakah itu benar atau keliru. Pikiran pada dasarnya akan tetap diam jika hanya berhenti sebagai pikiran. Ia baru benar-benar berdampak ket...

Manusia Si Perekam Handal

Saat masih bayi, kita sering merasa paling tenang ketika pantat ditepuk-tepuk dengan lembut. Menariknya, kenyamanan ini bukan muncul begitu saja. Banyak kajian menyebutkan bahwa sensasi tersebut berkaitan dengan pengalaman kita ketika masih berada di dalam kandungan, khususnya efek ritmis dari detak jantung ibu yang terus-menerus dirasakan janin. Pengalaman itu terekam begitu kuat, seolah menjadi memori paling awal dalam tubuh manusia, sedalam itu rekamannya. Kondisi sebagai janin sejatinya mengajarkan dua hal utama: rasa nyaman dan rasa aman. Dua rasa ini kemudian terus “ditagih” oleh tubuh, bahkan setelah kita tidak lagi menjadi janin dan telah lahir sebagai bayi. Tubuh seakan berusaha mempertahankan kondisi ideal yang pernah ia kenal sebelumnya. Jika ditarik lebih jauh, berapa lama sebenarnya proses “perekaman” ini berlangsung? Dalam perspektif Islam, terdapat hadis yang menyebutkan bahwa ruh ditiupkan ke dalam janin pada usia 120 hari atau sekitar empat bulan. Sejak saat itu hingga...

Interpretasi Lagu Kapal Pesiar Biru Baru

Lagu dengan judul Kapal Pesiar yang ditenarkan oleh Biru Baru jadi memiliki makna yang dalam bagi aku dengan sudut pandang yang aku mau. Karna ini subjektif dari diri aku sendiri mungkin maknanya pasti akan berbeda-beda sebagaimana orang mendengarkan lagunya. Dari bait pertama deh ya.. Berusaha ku mehami Tak pernah ku mengerti Mempelajari caramu berlayar Namun semuanya hanya berputar-putar Tak pernah rampung Kau membuatku murung Oke kalo disini aku ngeliatnya berusaha buat menirukan suatu keahlian atau kebiasaan, tapi lebih ke ahlian ya kayaknya kalo yang aku liat. ketika seseorang berusaha untuk menirukan keahlian orang lain dengan usaha yang sebisanya yang dia miliki, tapi dilain sisi dia tidakbisa semaksimal dan sebagus seperti keahlian orang yang dia ingin tiru atau ya mungkin role model kaliya.. sampai ujungnya adalah stuck yang hanya bikin murung dan galau, Tapi bait ini baru permulaan dari suatu permasalahan, jalan keluarnya ada di bait selanjutnya Okee lanjut bait kedua Kapal p...

PERLAKUAN

Dalam beragama dan bersosialia Akan selalu ada drama bahagia dan nestapa Terimakasih sudah meraih Meraih mimpi yang banyak diharapkan orang Berbahagia atau Sedih Semua berbeda Bukan lagi persamaan manusia adalah makhluk sosial, dan juga makhluk yang senantiasa membutuhkan Tuhan dalam menjalankan kehidupannya, karna fitrah manusia memang makhluk yang membutuhkan Tuhan. Kejadian yang dilakukan manusia yang terikat dengan agama adalah konsekuensi yang harus patuhi dan disadari dan dinikmati, karan tidak ada keindahan tanpa adanya upaya dan usaha, tidak adanya ketenangan jika tanpa ada penjagaan. Konsekuensi-konsekuensi inilah yang membuat manusia punya batasan dan harapan. karna hidup bukan soal tentang kebebasan saja, harus ada penekanan dengan pendekatan agama. Ada aturan dan tuntutan. Seperti barang elektronik yang buatan manusia, pasti ada aturan pakai dan cara penggunaan. begitulah kurang lebih manusia, harus mengikuti pedoman hidup dan pengaturan hidup lainnya, supaya tidak konslet ...

RADAR

Ini adalah tentang persepsi aku sendiri terhadap diri sendiri , Ntah ini naluri yang memberikan sinyal yang benar atau salah, tapi aku seakan-akan bisa merasakan hal itu. ketika orang lain berpura-pura kepadaku, mulai dari berpura-burap senyum, pura-pura menghargai, pura-pura mengasikkan, tapi sepertinya di dalamnya bukan hal itu yang ingin di tunjukkan. Bukan berarti Su'udzhan, tapi seolah hal itu berkata dengan sendirinya. aku merasakan hal itu. hampir dari semua lini manusia yang aku temui juga begitu, bukan berarti aku meramal. Jujur aku gamau hal itu terjadi semakin lama, aku gamau semua hal yang terjadi menimpaku karna hasil dari kepura-puraan semata. Aku pun bisa menilai sendiri mana teman yang benar-benar teman, dan mana pula temen yang hanya sekilas info, ada yang terlihat dekat tapi serasa jauh, ada yang jauh tapi teras dekat. I feel that. Semoga naluri terhadap orang lain ini memberikan dampak yang baik dan bukan buruk. karna hal yang terjadi pada orang lain kepada kita ...