Pergulatan Pikiran dan Manusia

Pergulatan zaman, termasuk pergulatan yang berkaitan dengan pola dan tingkah laku manusia hari ini, tidak lepas dari cara manusia berpikir dalam menjalani hidupnya. Bagaimana seseorang memandang dunia, menilai sesuatu, dan mengambil sikap, sangat ditentukan oleh pola pikir yang ia miliki.


Sebuah gagasan, ide, atau doktrin dapat mengubah banyak hal: kebiasaan, perilaku, bahkan arah hidup seseorang. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa perubahan besar dalam kehidupan manusia sering kali berawal dari perubahan cara berpikir.


Cara berpikir itu sendiri terbentuk dari banyak jalan. Ada yang diperoleh dari orang lain melalui pendidikan, diskusi, atau sekadar obrolan santai di tongkrongan sambil ngopi. Ada pula yang lahir dari dalam diri, melalui perenungan, ilham, pengalaman hidup yang pahit, atau kesimpulan pribadi yang diambil tanpa benar-benar tahu apakah itu benar atau keliru.

Pikiran pada dasarnya akan tetap diam jika hanya berhenti sebagai pikiran. Ia baru benar-benar berdampak ketika diwujudkan dalam tindakan. Saat manusia mulai melakukan apa yang ia pikirkan, di situlah perubahan terjadi. Kebiasaan baru terbentuk, pengalaman baru muncul, bahkan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah terlintas dalam pikiran kita sendiri bisa saja sudah lebih dulu dipikirkan dan dilakukan oleh orang lain.Seampuh itulah pikiran. Ide, gagasan, dan cara berpikir adalah senjata yang sangat menentukan arah kehidupan manusia.

Dalam Islam sendiri, perbedaan cara berpikir telah melahirkan beragam corak keberagamaan. Lahirnya mazhab-mazhab, misalnya, menunjukkan bagaimana perbedaan sudut pandang dalam memahami ajaran melahirkan pola pikir baru, cara beribadah yang berbeda, dan cara menyikapi agama yang tidak selalu sama. Bahkan, bisa jadi perbedaan keyakinan pun berawal dari perbedaan cara berpikir dan sudut pandang, sebelum akhirnya diyakini secara utuh dan sepenuh hati.


Dalam kehidupan sehari-hari, hal ini terlihat sederhana namun nyata. Ketika seseorang dihadapkan pada dua pilihan, cara berpikirnya akan menentukan keputusan yang diambil, apa yang dianggap paling masuk akal dan paling sesuai dengan pola pikir idealnya. Perubahan yang terjadi setelah keputusan itu diambil merupakan konsekuensi dari cara berpikir yang dipilih sejak awal.


Seampuh itu, dan sepengaruh itu, ide, gagasan, serta pola pikir dapat membentuk manusia menjadi apa dan siapa dirinya kelak.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Interpretasi Lagu Gemilang dari Perunggu

Interpretasi Lagu Kapal Pesiar Biru Baru

RASA